HEGEMONI KOLONIAL PEMERINTAHAN DAENDELS TERHADAP PERKEMBANGAN DINASTI KESULTANAN CIREBON

Authors

  • Muhammad Reza Satria Dewangga Universitas Negeri Malang
  • Hisyam Varian Satyandy Universitas Negeri Malang
  • Emadiana Universitas Negeri Malang

Keywords:

Cirebon; Kolonial; Daendels.

Abstract

Pada zaman Kesultanan, Cirebon dikenal sebagai kota pelabuhan ekonomi yang maju, keberhasilan dagang mampu memajukan kota ini. Namun kejayaan Kesultanan tersebut tidak bertahan lama, kedatangan Belanda membuat kedudukan Kesultanan Cirebon semakin menurun dan kedekatan beberapa anggota keluarga Kesultanan dengan Belanda juga menjadi penyebab melemahnya kekuasaan Cirebon hingga keruntuhan Kesultanan pada akhir abad ke 17. Pada masa Pemerintahan Belanda menjadikan kondisi wilayah Cirebon tidak lagi sebagai kota pelabuhan yang murni, melainkan menjadi pelabuhan dagang yang dapat dimonopoli oleh pihak kompeni. Kekuasaan kolonial ini menghilangkan eksistensi sultan sebagai penguasa Cirebon, sehingga sultan tidak lagi menjadi kekuatan utama dalam pemerintahan. Artikel ini bertujuan untuk  untuk mengetahui kondisi lebih mendalam Cirebon pada abad ke-17, dan perkembangan sosial ekonomi masyarakat Cirebon, dan dampak yang ditimbulkan atas keterlibatan kolonialisme pemerintahan Daendels di Cirebon.

Downloads

Published

2023-05-07

How to Cite

Dewangga, M. R. S., Satyandy, H. V., & Emadiana. (2023). HEGEMONI KOLONIAL PEMERINTAHAN DAENDELS TERHADAP PERKEMBANGAN DINASTI KESULTANAN CIREBON. Journal of Economics, Education, Business and Managements, 1(1), 69–82. Retrieved from https://www.journal.penmudin.com/index.php/JEEBM/article/view/9

Issue

Section

Articles